Saat PT PMJ Tak Lagi Beroperasi, Ekonomi Sengkong dan Bebatu Ikut Lesu

By Administrator 27 Feb 2026, 13:10:54 WITA KTT (Kabupaten Tana Tidung)
Saat PT PMJ Tak Lagi Beroperasi, Ekonomi Sengkong dan Bebatu Ikut Lesu

Keterangan Gambar : Padli (Masyarakat Desa Sengkong)


Tanah Tidung – Berhentinya operasional PT Pipit Mutiara Jaya (PMJ) meninggalkan jejak mendalam bagi masyarakat Desa Sengkong dan Desa Bebatu. Perusahaan yang telah beroperasi lebih dari satu dekade itu tidak hanya menjadi sumber lapangan pekerjaan, tetapi juga berperan melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang menyentuh kebutuhan dasar warga.

Sejumlah tokoh masyarakat mengakui, dampak penutupan perusahaan terasa signifikan, terutama dalam aspek ekonomi dan pelayanan sosial yang sebelumnya banyak terbantu oleh keberadaan perusahaan.

Sekretaris Desa Sengkong mengungkapkan, sejak 2010 PT PMJ secara rutin membantu penyediaan bahan bakar minyak (BBM) guna mendukung penerangan desa. Pada masa itu, fasilitas listrik belum sepenuhnya memadai, sehingga bantuan tersebut menjadi solusi utama bagi warga.

Baca Lainnya :

“Sejak dulu perusahaan membantu BBM untuk penerangan. Manfaatnya sangat dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Bantuan tersebut memungkinkan aktivitas warga pada malam hari tetap berjalan, mulai dari kegiatan belajar anak-anak hingga aktivitas sosial lainnya.

Selain dukungan penerangan, perusahaan juga berkontribusi dalam pemeliharaan akses jalan desa. Perawatan rutin yang dilakukan membuat mobilitas warga dan distribusi barang berjalan relatif lancar.

Namun, sejak operasional perusahaan terhenti, kondisi jalan mulai mengalami kerusakan. Sejumlah titik kini berlubang dan becek saat hujan turun, sehingga menghambat aktivitas masyarakat.

Warga menilai, selama perusahaan masih aktif, akses jalan menjadi salah satu perhatian yang cukup konsisten dalam program CSR mereka.

Kontribusi sosial lainnya terlihat melalui program rehabilitasi rumah tidak layak huni atau bedah rumah. Beberapa keluarga yang sebelumnya tinggal di hunian sederhana mendapatkan bantuan perbaikan sehingga dapat menempati rumah yang lebih layak.

Program ini dinilai memberikan dampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat. Tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga meningkatkan rasa aman dan kenyamanan bagi keluarga penerima manfaat.

Di wilayah dengan keterbatasan akses transportasi seperti Sengkong dan Bebatu, dukungan transportasi darurat menjadi kebutuhan vital. PT PMJ menyediakan speedboat yang dapat digunakan warga dalam situasi mendesak, seperti mengantar pasien sakit ke Tarakan atau menjemput jenazah.

Fasilitas tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian yang sangat dirasakan masyarakat. Dalam kondisi geografis yang mengandalkan jalur air, keberadaan transportasi cepat sangat membantu terutama dalam keadaan darurat medis.

Dampak Ekonomi Paling Terasa: Hilangnya Lapangan Kerja

Dari seluruh kontribusi perusahaan, aspek ekonomi menjadi yang paling terasa setelah operasional berhenti. PT PMJ sebelumnya menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah cukup besar, menjadikannya salah satu sumber penghasilan utama masyarakat setempat.

Kini, sebagian warga harus menghadapi kenyataan kehilangan pekerjaan. Beberapa di antaranya masih mencari alternatif penghasilan, sementara lainnya memilih merantau ke daerah lain.

Tokoh adat Desa Bebatu, Uddin, menyampaikan bahwa ketika perusahaan masih aktif, taraf hidup masyarakat meningkat secara signifikan.

“Dulu ekonomi berputar. Orang bisa bangun rumah, beli motor, sekolahkan anak. Sekarang terasa sekali lesunya,” katanya.

Menurutnya, penghasilan tetap dari perusahaan memberi ruang bagi warga untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Banyak yang mampu memperbaiki rumah, membeli kendaraan, hingga membiayai pendidikan anak sampai jenjang lebih tinggi.

Keberadaan karyawan perusahaan juga berdampak pada geliat usaha mikro di desa. Warung, kios sembako, hingga usaha kecil lainnya berkembang karena adanya perputaran uang dari para pekerja.

Saat perusahaan berhenti beroperasi, dampaknya menjalar ke sektor informal. Aktivitas jual beli menurun, dan beberapa pelaku usaha mengaku pendapatannya berkurang drastis.

Warga berharap ada solusi jangka panjang untuk menggerakkan kembali roda perekonomian desa. Baik melalui masuknya investasi baru maupun penguatan sektor usaha masyarakat.

Meski merasakan dampak berat, masyarakat tetap menyimpan harapan agar perekonomian desa kembali pulih. Sejumlah warga berharap ada perhatian dari pemerintah daerah untuk mencari alternatif pengembangan ekonomi, termasuk membuka peluang kerja baru bagi masyarakat terdampak.

Bagi warga Sengkong dan Bebatu, keberadaan PT PMJ bukan sekadar perusahaan, melainkan bagian dari perjalanan sosial dan ekonomi desa selama bertahun-tahun. Kini, ketika aktivitas itu berhenti, tantangan baru pun muncul untuk menjaga keberlanjutan kesejahteraan masyarakat.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment