Penutupan PT PMJ Bikin Warga Bandan Bikis Terpuruk, Dulu Bisa Sekolahkan Anak Kini Kesulitan Makan

By Administrator 25 Feb 2026, 16:24:24 WITA KTT (Kabupaten Tana Tidung)
Penutupan PT PMJ Bikin Warga Bandan Bikis Terpuruk, Dulu Bisa Sekolahkan Anak Kini Kesulitan Makan

Keterangan Gambar : Ernawati UMKM Desan Bandan Bikis


TANAH TIDUNG – Penutupan operasional PT PMJ membawa dampak ekonomi yang cukup berat bagi masyarakat Desa Bandan Bikis, Kecamatan di Kabupaten Tanah Tidung. Sejak perusahaan tersebut berhenti beraktivitas, sejumlah warga mengaku mengalami penurunan pendapatan drastis hingga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Salah satu warga RT 2 Desa Bandan Bikis, Ibu Ernawati, menceritakan perubahan kondisi yang dirasakan masyarakat sebelum dan sesudah perusahaan berhenti beroperasi.

Menurutnya, saat PT PMJ masih aktif, warga merasakan manfaat langsung baik dari sisi lapangan kerja maupun bantuan sosial yang diberikan perusahaan.

Baca Lainnya :

“Waktu perusahaan masih berjalan, anak-anak sekolah mendapat bantuan. Ada juga bantuan air minum, penerangan, dan masyarakat bisa bekerja di perusahaan,” ujarnya.

Ia menilai keberadaan perusahaan selama ini menjadi penggerak utama perekonomian desa. Banyak warga yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas operasional perusahaan tersebut.

Ernawati sendiri pernah menjadi bagian dari tenaga kerja di PT PMJ. Dari penghasilannya saat itu, ia mampu menyekolahkan anak dan memperbaiki kondisi tempat tinggal keluarganya.

“Dulu alhamdulillah bisa menyekolahkan anak dan membangun rumah. Sekarang untuk makan saja susah. Jualan seadanya, yang penting cukup untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Sejak perusahaan tutup, banyak kepala keluarga kehilangan sumber penghasilan tetap. Sebagian warga kini beralih menjadi nelayan untuk bertahan hidup.

Namun, menurut Ernawati, hasil melaut tidak selalu mencukupi kebutuhan keluarga.

“Sekarang banyak yang turun ke laut. Tapi hasilnya kadang tidak menentu, bahkan untuk uang jajan anak saja kadang kurang,” jelasnya.

Kondisi tersebut membuat beban ekonomi rumah tangga semakin berat. Beberapa keluarga bahkan harus berpisah sementara karena suami memilih merantau ke luar daerah demi mencari pekerjaan.

Sebagai pelaku UMKM sekaligus ibu rumah tangga, Ernawati berharap ada solusi konkret dari pihak terkait agar kondisi perekonomian desa dapat kembali stabil.

“Harapannya perusahaan bisa beroperasi lagi. Semua penduduk di sini berharap begitu. Banyak ibu-ibu terdampak, bahkan ada yang harus berpisah dengan suami karena mencari kerja ke luar kampung,” tuturnya.

Masyarakat Desa Bandan Bikis berharap adanya perhatian dari pemerintah maupun pemangku kepentingan agar roda ekonomi desa kembali bergerak. Mereka menilai keberadaan perusahaan sebelumnya telah membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kini, dengan kondisi yang serba terbatas, warga berharap ada langkah nyata yang dapat membuka kembali peluang kerja atau menghadirkan alternatif ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.

Bagi sebagian warga, penutupan PT PMJ bukan sekadar berhentinya aktivitas perusahaan, melainkan hilangnya sumber penghidupan utama yang selama ini menopang kebutuhan keluarga.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment