Pusat Kebudayaan Nusantara Akan Dibangun di IKN, Berdiri di Atas Lahan 33,38 Hektar
Sayembara Desain Dibuka November 2025

JAKARTA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi mengumumkan rencana pembangunan Nusantara Cultural Center, sebuah kawasan pusat kebudayaan yang akan berdiri di atas lahan seluas 33,38 hektar di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menjelaskan, proyek ini dirancang sebagai pusat kreativitas nasional, penggerak ekonomi kreatif dan pariwisata, sekaligus menjadi wadah diplomasi budaya serta pemajuan nilai-nilai luhur bangsa.
“Nusantara Cultural Center akan menjadi simbol kemajuan kebudayaan Indonesia yang berakar pada nilai dan ide-ide terbaik anak bangsa,” ujar Basuki dalam keterangan resminya, Senin (3/10/2025).
Baca Lainnya :
- Starlink dan Samsung Kembangkan Teknologi Internet Langsung ke Satelit, Tanpa Menara Seluler0
- BI Kaltara Resmi Buka Karya Kreatif Benuanta 20250
- AHY Dorong Kolaborasi BI dan OJK untuk Perkuat Infrastruktur Ekonomi Digital Indonesia0
- Semarak KKB 2025 di Tarakan, BI Targetkan Transaksi Rp 2,5 Miliar dan Hiburan RAN0
- Harga Emas di Pegadaian Turun Lagi, Rabu 29 Oktober 20250
Sayembara Desain Dibuka November 2025
Untuk menghadirkan rancangan terbaik, Otorita IKN bersama Kementerian Kebudayaan akan menggelar sayembara desain bangunan dan kawasan mulai 5 November 2025.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) dan Ikatan Ahli Rancang Kota Indonesia (IARKI), sebagai wadah bagi para profesional untuk menampilkan gagasan kreatif dan inovatif dalam merancang ruang budaya yang modern namun tetap berakar pada kearifan lokal.
“Sayembara ini sangat penting karena Pusat Kebudayaan menjadi elemen kunci dalam transformasi IKN sebagai kota beridentitas Indonesia,” tutur Basuki.
Enam Bangunan Utama di Kawasan Cultural Center
Nusantara Cultural Center akan mencakup enam unit bangunan utama, yakni:
-
Museum Nasional Nusantara
-
Concert Hall atau Auditorium
-
Galeri Kebudayaan
-
Taman Budaya
-
Perpustakaan
-
Sport Hall
Kawasan ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi lintas budaya dan generasi, tempat berkumpulnya seniman, pelaku industri kreatif, akademisi, dan masyarakat umum.
Selain memperkuat ekosistem budaya, pembangunan Nusantara Cultural Center juga diharapkan mampu menarik wisatawan domestik dan internasional, sekaligus menjadi pusat kegiatan ekonomi kreatif di Ibu Kota baru.








.jpg)